Tak dapat dimungkiri, perkembangan dunia digital telah menyasar ke segala sisi kehidupan. Saat ini, rasanya hampir tidak ada sisi kehidupan manusia yang tidak terpengaruh proses digitalisasi. Namun, masih banyak pengguna internet yang hanya mampu menerima informasi tanpa kemampuan memahami dan mengolah informasi tersebut secara baik, sehingga masih banyak masyarakat terpapar oleh informasi yang tidak benar. Menyikapi hal itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika Kominfo menggelar seri webinar literasi digital MakinCakapDigital dengan tajuk “Membangun Kesadaran Teknologi Sejak Dini”. Webinar yang digelar pada Senin 5/7/2021 di Kabupaten Tangerang itu, diikuti oleh puluhan peserta secara daring. Webinar ini mengundang narasumber dari berbagai bidang keahlian dan profesi, yakni Sandy Nayoan Dosen Universitas Gunadarma, Alviko Ibnugroho,SE, MM Financologist, Motivator Keuangan & Kejiwaan Keluarga, Ari Ujianto Penggiat Advokasi Sosial, dan Dr. Ida Ayu Putu Sri Widnyani, MAP Dosen Universitas Ngurah Rai. Tema yang dibahas oleh masing-masing narasumber meliputi digital skills, digital ethics, digital culture, dan digital safety. Aturan Sandy Nayoan membuka webinar dengan mengatakan, dalam melakukan kegiatan di dunia digital, ada undang-undang yang mengatur. Hal itu untuk menekan penyebaran konten negatif yang sangat meresahkan masyarakat, serta dapat membuat penerima informasi dapat terpengaruh untuk melakukan tindakan yang tidak baik. “Contohnya UU ITE Pasal 45 ayat 3 UU 19/2016 yang berbunyi, setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat aksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 empat tahun dan/atau denda paling banyak Rp tujuh ratus lima puluh juta rupiah,” kata Sandy. Selain itu, terdapat pula UU Hak Cipta, dimana setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud pada ayat 3 yang dilakukan dalam bentuk pembajakan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan/atau pidana dendapaling banyak Rp 4 miliar. “UU itu mengatur jenis-jenis Perlindungan Kekayaan Intelektual, Hak cipta, Hak Paten, Hak Merek, Indikasi Geografis, Desain Industri, Rahasian Dagang, Perlindungan Varietas Tanaman,” kata Sandy. Sementara Alviko Ibnugroho menambahkan, perkembangan teknologi ke arah serba digital saat ini semakin pesat. Pada era digital seperti ini, manusia secara umum memiliki gaya hidup baru yang tidak bisa dilepaskan dari perangkat yang serba elektronik. “Teknologi menjadi alat yang mampu membantu sebagian besar kebutuhan manusia. Teknologi telah dapat digunakan oleh manusia untuk mempermudah melakukan apapun tugas dan pekerjaan,” paparnya. Peran teknologi Peran penting teknologi inilah yang membawa peradaban manusia memasuki era digital. Era digital telah membawa berbagai perubahan yang baik sebagai dampak positif yang bisa gunakan sebaik-baiknya. “Ada tiga hal yang perlu dilakukan, yakni inovatif Gunakan Internet untuk Meningkatkan kualitas diri. Kreatif buatlah karya melalui Internet. Bijak jauhi hal-hal negatif dan konsumtif dari internet,” ujar Alviko. Ari Ujianto sebagai salah satu pembicara mengatakan, salah satu cara mengurangi bahaya internet/media digital bagi anak adalah menjaga keamanan anak di platform digital. Setidaknya, ada tiga area kecakapan keamanan digital, yaitu kognitif, membangun pengetahuan untuk memproteksi diri dan perangkat digital. Efektif, membentuk kesadarn untuk saling melindungi antar warga digital. Behavioral, meningkatkan kesadaran dan kebiasaan untuk selalu waspada di dunia digital. Sedangkan aspek-apek keselamatan anak di dunia digital meliputi perundungan bullying, perdagangan orang trafficking, pencurian data pribadi, pelecehan seksual dan pornografi, penipuan, kekerasan, dan kecanduan. “Mencegah ancaman keselamatan anak di media digital bisa dilakukan dengan mengembangkan kreativitas melalui pengalaman bermedia digital, melakukan kolaborasi, dan mengajarkan berpikir kritis,” kata Ari. Tak ketinggalan, batasi informasi pribadi, ingatkan anak-anak agar tidak gegabah saat memberikan informasi yang sifatnya pribadi ketika berinteraksi di media digital. Batasi penggunaan gawai, beri batasan waktu yang tegas kepada anak-anak saat menggunakan media digital. Sebagai pembicara terakhir, Dr. Ida Ayu Putu memaparkan, jumlah pengguna internet di Indonesia didominasi oleh kalangan remaja sehingga dampaknya sangat banyak dirasakan oleh remaja. “Sehingga, Kementerian Komunikasi dan Informatika menargetkan orang terliterasi digital pada 2021, berulang setiap tahunnya hingga tercapai 50 juta orang melek digital pada 2024,” kata Ida Ayu. Oleh karena itu, dibutuhkan penyelenggaraan kegiatan literasi digital yang masif di 514 kabupaten/kota, di 34 provinsi, di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun wawasan dan pengetahuan terkait literasi digital dalam bentuk seminar dan diskusi. Memahami kompetensi literasi digital bukan sekadar menitikberatkan pada kecakapan untuk menguasai teknologi, namun menekankan pada kecakapan pengguna media digital dalam melakukan proses mediasi media digital yang dilakukan secara produktif. “Selain mampu mengoperasikan alat, juga mampu bermedia digital dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya. Adapun elemen literasi digital adalah kemampuan mencari, mengevaluasi dan menggunakan informasi yang dibutuhkan secara efektif. Terampil Kecakapan dalam literasi digital untuk mencari dan mengonsumsi konten digital sangat penting untuk mengembangkan keterampilan dalam menemukan, memahami, dan mengonsumsi konten digital yang tersedia di antara jutaan website di internet. “Namun keterampilan tersebut tentunya harus dibarengi dengan sikap kritis untuk melihat tingkat keakuratan dan relevansi dari bacaan yang kita konsumsi melalui internet,” pungkasnya. Dalam webinar ini, para partisipan yang hadir juga dipersilakan untuk mengutarakan pertanyaan dan tanggapan. Salah satu peserta bernama Joko menanyakan, saat ini anak-anak sudah dapat menggunakan media digital untuk kegiatan belajar, bermain hingga bermedia sosial. Berkaitan dengan digital safety, ada kekhawatiran jika anak-anak membuka aplikasi aplikasi, lalu tidak sengaja membuka sesuatu yang menyebabkan informasi data pribadi tersebar hingga menyebabkan virus. Bagaimana kita mencegah hal-hal tersebut terjadi? “Baiknya kalau kita punya waktu dampingi, walaupun tidak bisa dampingi anak-anak bermain internet itu dengan mememakai handphone/tablet bersama. Dapat memilah memilih informasi-informasi dengan sistem blokir,” jawab Joko Ari Ujianto. Webinar ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan literasi digital di Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini pun terbuka bagi semua orang yang berkeinginan untuk memahami dunia literasi digital. Untuk itulah penyelenggara pada agenda webinar selanjutnya, membuka peluang sebesar-besarnya kepada semua anak bangsa untuk berpartisipasi pada webinar ini melalui Instagram Kegiatan webinar ini juga turut mengapresiasi partisipasi dan dukungan semua pihak, sehingga dapat berjalan dengan baik, terutama kepada Kominfo. Mengingat program literasi digital ini hanya akan berjalan dengan baik dan mencapai target 12,5 juta partisipan, jika turut didukung oleh semua pihak.
Berikutpoin-poin pengembangan karakter yang dapat diterapkan pada saat membentuk karakter anak dalam dunia pembelajaran: 1. Pembentukan karakter asli, cerdas, penuh perhatian, dan intens adalah instruksi utama yang dijalankan. 2. Mengubah kebiasaan yang tidak menguntungkan sedikit demi sedikit dan akhirnya menjadi baik.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Manusia menggunakan teknologi karena memiliki akal. Dengan akalnya manusia ingin keluar dari masalah, ingin hidup lebih baik, lebih aman, dan sebagainya. Perkembangan teknologi terjadi karena seseorang menggunakan akalnya untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya. Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Teknologi juga memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktivitas ini dapat kita lihat betapa kemajuan teknologi telah mempengaruhi gaya hidup dan pola pikir masyarakat, terutama di kalangan remaja. Majunya teknologi dan arus informasi membuat seseorang lebih terbuka pada pengetahuan global. Tidak bisa dipungkiri lagi perkembangan media ikut juga berperan aktif dalam perubahan gaya hidup seseorang baik media elektronik, cetak maupun online. Dalam setiap kehidupan kita sudah mengenal apa yang namanya gaya hidup, gaya hidup adalah sesuatu yang selalu ada dan dipraktekan oleh manusia disekelilingnya. Gaya hidup juga sudah menjadi panutan bagi orangorang yang mengenalnya, karena dengan seperti itu akan nampak cara hidup yang mereka inginkan, sesuai kebutuhan mereka tanpa harus memikirkan orang lain, asiknya gaya hidup juga bisa dirasakan oleh beberapa mahasiswa yang masih melihat trend-trend gaya hidup sekarang ataupun masa depan, yang lebih dikenal dengan gaya hidup modern. Gaya hidup juga sangat berkaitan erat dengan perkembangan zaman dan contoh hal ini dilakukan oleh seorang teman saya yang bernama Indah yakni seorang pelajar. Yang membawa ia ke dalam tindakan yang mementingkan penampilan luarnya, harga dirinya, serta bagaimana mengikuti perkembangan dilingkungan sekitar supaya setara, kebiasaan ini menjadikannya sulit untuk bersikap rasional yang pada mulanya pelajar diharapkan mampu bertindak rasional dalam menyikapi perkembangan yang ada. Menjadikan pelajar tidak lagi berorientasi pada masa depan, justru berorientasi pada gaya hidup yang mereka jalani pada masa sekarang. Salah satu contoh lain yaitu Adamas Belva Syah Devara yang merupakan CEO Ruang Guru, ia menempuh pendidikan S2 di Harvard University. Ia berpikir pendidikan di Indonesia kurang efektif dalam mengajar dan bertekad terjun langsung untuk membantu Indonesia dalam transformasi sistem pendidikan. Kemudian ia mendirikan aplikasi Ruang Guru startup teknologi dengan misi sosial pendidikan, bersama dengan sahabatnya yaitu Muhammad Iman Usma. Seperti yang kita tahu semakin berkembangnya teknologi maka gaya hidup seseorang pun berubah. Seperti hal nya yang terjadi pada Indah dan Adamas Belva Syah Devara, ia dengan mudah merubah baik dari penampilan dan pola pikir. Indah dan Adamas Belva Syah Devara bisa mendapatkan apapun yang dia mau melalui e-commerce serta berubahnya pola pikir dikarenakan bertambahnya gaya hidup dan pola pikir karena perkembangan teknologi. Memudahkan orang-orang dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Pada awalnya teknologi berkembang secara lambat. Namun seiring dengan kemajuan tingkat kebudayaan dan peradaban manusia perkembangan teknologi berkembang dengan cepat. Semakin maju kebudayaannya, semakin berkembang teknologinya karena teknologi merupakan perkembangan dari kebudayaan yang maju dengan pesat Adib, 2011, PUSTAKANgafifi, Muhamad. 2014. Kemajuan Teknologi Dan Pola Hidup Manusia Dalam Perspektif Sosial Budaya. Jurnal Pembangunan Pendidikan Fondasi dan Aplikasi Volume 2, Nomor Tri. Dkk. 2012. Perubahan Cara Pandang Dan Sikap Masyarakat Kota Bandung Akibat Pengaruh Gaya Hidup Digital. Jurnal Sosioteknologi Edisi 27 Tahun 11. Wahyudi, Hendro Setyo. Dkk. 2014. Teknologi Dan Kehidupan Masyarakat. Jurnal Analisa Sosiologi 3 1. Lihat Ilmu Alam & Tekno SelengkapnyaAmsal1:5 menjelaskan: "Baiklah orang bijak mendengar dan menambah ilmu dan baiklah orang yang berpengertian memperoleh bahan pertimbangan.". Dari ayat di atas, jelas bahwa Tuhan memerintahkan kepada manusia untuk senantiasa mengembangkan ilmu pengetahuan yang ada dalam dirinya dan terus mencari suatu bahan pertimbangan, agar manusia
December 18, 2022 Pendidikan, Soal 55 Views Kemajuan Teknologi Mendorong Manusia Untuk Menerapkan Sikap Hidup ? Jawaban dan Penjelasan Kemajuan Teknologi Mendorong Manusia Untuk Menerapkan Sikap Hidup ? – Kemajuan teknologi memang telah memberikan banyak kemudahan dan keuntungan bagi kehidupan manusia. Selain mempermudah pekerjaan dan mempercepat proses produksi, teknologi juga dapat meningkatkan kualitas hidup manusia. Namun, kemajuan teknologi juga dapat membawa dampak negatif bagi kehidupan manusia, seperti meningkatnya kecanduan terhadap teknologi dan menurunnya keterampilan interpersonal. Oleh karena itu, penting bagi manusia untuk menerapkan sikap hidup yang seimbang dan bijak dalam menggunakan teknologi. Hal ini bisa dilakukan dengan memahami dan menghargai manfaat yang diberikan oleh teknologi, serta memahami dan menghindari dampak negatif yang mungkin timbul dari penggunaan teknologi. Sikap hidup yang seimbang dan bijak ini juga harus diterapkan dalam mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam yang ada, serta dalam membangun hubungan sosial dan interpersonal yang sehat dengan orang lain. Dengan demikian, kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan secara sehat dan bermanfaat bagi kehidupan manusia. Check Also Split Senam Lantai Gerakan Senam yang Meningkatkan Fleksibilitas Tubuh Hello Sobat Trends! Apakah kamu sering merasa kaku di area pinggang dan kaki? Atau mungkin …